Di website www.myhealthnewsdaily.com mengatakn bahwa olah raga selama kehamilan tidak hanya bermanfaat bagi jantung si ibu tetapi juga bermanfaat baik bagi jantung janin, ini adalah hasil studi kesehatan yang dilakukan.
Hasil studi itu menunjukkan bahwa olah raga teratur selama kehamilan akan menurunkan tingkat detak jantung janin, dan ini akan sangat membantu bayi saat dilahirkan hingga usia satu bulan. Dengan tingkat detak jantung yang rendah bagi bayi ini menunjukkan kondisi kesehatannya yang baik. Penemuan dari studi itu jugan menganjurkan olah raga selama kehamilan adalah hal yang paling dapat dilakukan seorang ibu untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskuler janinnya setelah lahir.
Hasil dari olah raga kehamilan telah mempengaruhi cara sistem syaraf dan jantung berkembang, saat bayi terlahirkan kita akan dapat melihat perbedaannya dimana bayi akan lebih sehat, kata peneliti studi tersebut yaitu Linda E. May seorang fisiolog olah raga dan ahli anatomi di Universitas Kansas City untuk jurusan Kesehatan Biosains.
Penelitian itu sendiri melibatkan 61 ibu hamil. Fungsi jantung ibu dan anak dipantau selama hamil dan setelah melahirkan. Wanita dibagi menurut jumlah dan tipe olahraga yang akan dilakukan. Olah raganya meliputi berjalan, berlari, yoga dan angkat beban. Wanita yang berolahraga setidaknya 30 menit per hari, tiga hari seminggu memiliki janin dengan tingkat detak jantung lebih rendah dibandingkan yang tidak melakukan olah raga. Perbedaan antara kelompok ini terus dilihat selama satu bulan bayi dilahirkan.
Bayi dari ibu yang berolahraga juga memiliki variabilitas tingkat denyut jantung yang terus meningkat, hal ini berarti menunjukkan jantung dikontrol dengan lebih baik oleh sistem syaraf. Belumlah jelas bagaimana olahraga selama kehamilan dapat bermanfaat bagi jantung janin. Tetapi dimungkinkan bahwa hormon atau faktor pertumbuhan yang dihasilkan oleh si ibu selama olah raga melewati plasenta dan menstimulasi perkembangan bayi.
Studi tersebut juga menambahkan dengan melakukan olah raga selama kehamilan akan memperingan sakit pada bagian belakang tubuh ibu dan menurunkan tekanan darah ibu dan juga meningkatkan mood si ibu. Sebagian besar tipe olah raga seperti berlari, latihan beban dan berenang aman untuk dilakukan selama hamil bagi ibu yang sehat. Namun, beberapa tipe olah raga dapat mengganggu janin dan seharusnya dihindari adalah scuba diving yang dapat mengurangi oksigen bagi janin.
